Pekerjaan yang menumpuk di kantor dan waktu istirahat
yang minim sering membuat para orangtua stres dan memiliki emosi tidak stabil.
Tanpa disadari, anak kerap menjadi sasaran kemarahan orangtua.
Memang, marah merupakan luapan emosi yang wajar dan pasti pernah dialami
setiap orang. Akan tetapi, sebagai orangtua, kemarahan wajib dikendalikan
karena bisa berdampak negatif terhadap perkembangan anak.
Seperti yang dilansir klikdokter.com Berikut ini
dampak yang terjadi pada kepribadian anak jika orang tuamudah marah:
1. Penakut
Anak akan merasa menjadi sumber
kemarahan orangtuanya. Anak juga akan takut bertindak maupun berkata-kata,
karena khawatir perbuatan atau perkataannya akan membuat orangtuanya marah.
Pada akhirnya, anak akan hidup dalam ketakutan.
BACA JUGA:
BACA JUGA:
2. Cemas
Ketakutan yang berkepanjangan
akibat orangtua yang selalu marah membuat anak menjadi pribadi yang mudah cemas
dan khawatir dalam bertindak.
3. Tidak percaya diri dan depresi
Anak yang terus-menerus dimarahi
akan merasa bahwa dirinya tidak beguna. Akibatnya, anak akan kehilangan rasa
percaya diri dan harga dirinya.
Selain itu, interaksi antara
orangtua dan anak akan memburuk. Jika tidak ditangani secara serius, anak akan
depresi dan berpotensi menggunakan alkohol serta obat-obatan terlarang untuk
mengembalikan kepercayaan dirinya.
4. Cuek
Karena orangtua mudah marah, anak
akan besikap masa bodoh dengan nasihat orangtuanya. Sesaat, ketika dibentak
atau dimarahi, anak kelihatan diam dan seolah-olah mendengar, padahal,
perkataan orangtuanya hanya dianggap sebagai angin lalu.
5. Pemberontak
Anak tumbuh menjadi pribadi yang
keras kepala, suka melawan dan tidak mematuhi perkataan orangtua. Mengapa?
Sebab anak merasa tidak dihargai oleh orangtuanya. Anak malah merasa senang
jika orangtua marah dan emosi kepadanya.
6. Pemarah
Anak akan menjadi pribadi yang
pemarah pula, seperti orangtuanya. Jangan heran bila mendapati anak yang mudah
emosi dan marah terhadap teman- temannya. Bisa jadi, sifat itu muncul karena ia
mendapatkan perlakuan yang sama di rumah.
Nah, sekarang sudah jelas bahwa orangtua yang mudah
marah bisa memberikan dampak negatif terhadap psikologis anak. Sebaiknya, bila anak terbukti salah, jangan langsung
memarahi atau membentak anak. Anda bisa memberitahu anak dengan cara yang baik,
bahasa yang mudah dipahami, dan disampaikan dengan penuh kasih sayang.
sumber: bogor.inionline.id

EmoticonEmoticon